The Secret in Their Eyes / El Secreto De Sus Ojos (2009)

The Secret in Their Eyes

Setelah beresin beberapa typo di post sebelumnya “Wild Tales”. Iseng-iseng baca review orang lain  “Wild Tales” di imdb. Muncul di bawahnya film-film yang disukai juga oleh penonton “wild Tales”. Lihat thumbnail yang cukup keren dengan judul “Secret in their eyes”. Lihat ratingnya lumayan bagus. Coba lihat trailernya sepertinya menarik. Filmnya pun akhirnya saya tonton. Berikut cerita filmnya jreng…jreng….

Esposito, seorang pensiunan pegawai pengadilan berencana membuat sebuah novel tentang kasus yang pernah ia tangani 25 tahun lalu. Kasus yang mengganggu pikirannya sepanjang hidupnya. Kasus pemerkosaan dan pembunuhan sadis seorang wanita di rumahnya sendiri.

Esposito mengunjungi beberapa kolega lamanya. Menelusuri kembali kisah perjuangannya saat mengungkap kasus tersebut mengalir bersama kisah romansa yang mengikutinya. Saat ia menjadi pria sejati yang idealis.

Cerita berjalan maju mundur. Masa esposito sekarang dan masa  esposito saat masih muda. Meski film ini adalah film misteri tapi penyelidikan atau investigasinya terlihat sangat sederhana. Tak ada puzle rumit yang memaksa kita berpikir. Umumnya film-film misteri membuat kita harus googling setelah beres nonton supaya memahami hint-hint yang ada dalam film itu. “Secret in their eye” lebih menitik beratkan pada drama dan hubungan antar karakter. Hampir semua karakter yang ada di film ini memiliki peranan yang kuat dalam membangun cerita. Akhirnya, saya bahkan tidak tahu sebenarnya film ini tentang siapa? Yang unik sidekick pemeran utama di film ini lebih pinter daripada pemeran utamanya sendiri. Klimaknya cukup mendebarkan meskipun sudah ketebak sih twisnya.

Pada tahun 2015 Film ini diadaptasi Hollywood dengan judul sama ” Secret In their Eyes” dibintangi  Julia Robert, dan Chiwetel Ejiofor. Tapi mendapat review kurang bagus. Saya sendiri belum nonton. Saya baca sinopsis versi Hollywood sangat berbeda dengan versi aslinya.

8./10

promobbm

Wildtales / Relatos salvajes (2014)

Wild-Tales

Sudah kebiasaan jika tidak bisa tidur saya biasanya menonton film melalui handphone saya. Biasanya hanya sampai sejam atau setengah jalan film sudah ngantuk. Sisanya saya lanjutkan esok malam. Jika filmnya tidak saya sukai kadang tidak saya lanjutkan. Film yang saya tonton kali ini  berasal dari argentina. Judulnya Wild Tales atau Judul aslinya Relatos salvajes.

Film ini terdiri dari 6 cerita yang tidak saling berkaitan. Cocok sekali buat saya bisa ditonton sampai 6 harian.

Cerita Pertama

Seorang wanita melakukan perjalanan dengan pesawat terbang. Saat di pesawat ia berkenalan dengan salah seorang penumpang pesawat. Setelah melalui beberapa percakapan mereka sadar bahwa semua yang ada di pesawat memiliki keterkaitan yang sama.

Cerita Kedua

Seorang pria memesan makanan di sebuah restoran. Sang waitress bercerita kepada temannya (mungkin pemilik restoran) jika pria tersebut adalah politisi yang telah melelang rumahnya sehingga ayahnya bunuh diri. Sang teman menyarankan untuk meracuni pria tersebut dengan racun tikus. Tapi sang waitress masih ragu sedangkan temannya sangat bertekad untuk meracuni pria tersebut karena ia membenci politisi.

Cerita Ketiga

Dua orang pengemudi mobil bersitegang dan saling ejek pada saat berkendara. Ketegangan bertambah ketika mobil salah seorang di antara mengalami kemogokan. Dan seorang di antaranya tempramen dan memiliki niat buruk.

Cerita Keempat

Seorang insinyur ahli ledak mangalami hari buruk . Mobilnya beberapa kali disita padahal ia tidak melakukan kesalahan. Pada puncak kekesalannya, ia merusak fasilitas umum. Akibat perbuatannya ia kehilangan pekerjaan, dan terancam kehilangan hak asuh atas putrinya. Dengan kemampuannya sebagai ahli ledak ia merencanakan sesuatu.

Cerita Kelima

Seorang anak remaja dari keluarga kaya raya telah melakukan tabrak lari yang menyebabkan seorang ibu dan anaknya tewas. Untuk melindungi anaknya, sang ayah meminta bantuan temannya, seorang pengacara. Maka dibuatlah skenario dan tukang kebun keluarga bersedia untuk menjadi tumbal dengan kompensasi uang yang banyak. Semuanya menjadi kacau ketika mereka menjadi serakah memanfaatkan situasi tersebut.

Cerita Keenam

Pada suatu pernikahan sang mempelai wanita mencurigai jika sang mempelai pria telah berselingkuh dan ia pun mulai menggila.

Niatnya sih satu cerita ditonton semalam. Intro scene dan musiknya bikin penasaran. Sampai gak sadar saya tonton sampai habis. Scoring kadang gak nyambung sama temanya tapi cocok. Bahkan mampu memberikan rasa empati pada setiap karakternya.  Misalnya saja scene saat orang berkelahi diiringi dengan lagu cinta. Aneh, awkward, tragis sekaligus indah secara bersamaan.

Dari keenam cerita di atas favorite saya, cerita yang ketiga. Kadang hal gila bisa saja terjadi di mana saja kapan saja. Dari semua hal gila yang ada di setiap cerita tersimpan pesan moral tersendiri.

8.5/10

Tracknya yang bikin suasana awkward, tragis,indah secara bersamaan. Mungkin suatu saat mengalami kejadian serupa bisa muterin lagu ini

promobbm

Asterix and Obelix The Mansion Of God(2014)

1245

Beres update aplikasi di googleplay, nunggu verifikasi dari tim gugel. Ngopi dulu ah sambil posting film. Film ini diadaptasi dari komik prancis terkenal dengan judul yang sama. Bersetting di masa jaya Romawi. Desa Galia  adalah satu-satunya desa kecil di Eropa yang tidak bisa ditaklukan oleh bangsa Romawi. Para penduduk Desa Galia terkenal ramah ,baik hati, dan mereka senang berkelahi satu sama lainnya karena urusan sepele. Namun mereka selalu kompak menghadapi serbuan bangsa Romawi. Uniknya, nama para penduduk desa Galia selalu berakhiran ix. Kebesaran dan kehebatan pasukan Romawi tidak  mampu mengalahkan  desa kecil Galia. Rahasianya, desa Galia memiliki jamu ajaib yang dapat memberikan kekuatan super bagi penggunanya. Sehingga seberapa pun banyaknya pasukan Romawi dikerahkan, mereka selalu kocar-kacir menghadapi serbuan penduduk Desa Galia.

Tokoh utama dalam film ini adalah Asterix dan Obelix. Asterix bertubuh kecil, riang, dan cerdik. Sedangkan Obelix bertubuh besar, suka makan, dan pemalas. Obelix adalah satu-satunya penduduk Galia yang tidak diperbolehkan untuk meminum jamu ajaib karena ia sendiri sewaktu bayi pernah terjatuh ke dalam ramuan ajaib tersebut. Sehingga membuat ia kuat dan berbahaya jika ia meminum kembali jamu tersebut.

Pemerintah Romawi berencana untuk membuat kawasan elit di dekat Desa Galia yang memiliki pemandangan indah dan asri. Mereka diam-diam mulai menebangi pohon di sekitar hutan desa Galia pada malam hari. Hal ini diketahui oleh Asterix dan Obelix. Pada siang harinya Asterix dan Obelix menanami kembali pohon yang ditebang dengan biji ajaib pemberian penyihir desa Galia. Secara singkat hutan yang ditebang bangsa Romawi kembali tumbuh dalam waktu singkat.

Usaha yang dilakukan oleh Asterix dan Obelix tidak membuat bangsa Romawi menyerah. Mereka tetap saja menebangi pohon pada malam hari  meskipun pada siang harinya pohon-pohon tersebut tumbuh kembali. Untuk menghentikan pembangunan tersebut, Asterix dan Obelix memberikan jamu ajaib kepada para budak pekerja supaya mereka dapat membebaskan diri dari bangsa Romawi  dan meninggalkan pekerjaan mereka. Keadaan justru sebaliknya, dengan jamu ajaib para budak tersebut membangun perumahan mewah dalam sekejap. Sebagai imbalannya mereka meminta dibebaskan dan mendapat bayaran 3 kali lipat.

Mengetahui hal tersebut Asterix dan Obelix mengajak para penduduk desa Galia lainnya untuk menghancurkan bangunan tersebut. Terlambat, perumahan tersebut sudah dihuni oleh warga sipil Rom. Para penduduk desa Galia mengurungkan niatnya karena mereka tidak mau menyakiti warga sipil Roma yang tidak bersalah.

Untuk menghancurkan bangunan tersebut tanpa mengorbankan warga sipil Roma. Asterix dan Obelix melakukan upaya pengusiran mulai dari membuang ikan busuk sampai membuat hujan buatan. Para warga Roma tetap betah. Seiring berjalannya waktu, warga Roma mulai berbaur dengan penduduk Desa. Warga Roma membeli hasil barang-barang dengan harga tinggi. Hal ini lama-kelamaan membuat beberapa penduduk menjadi tamak. Para penduduk Desa mulai mengikuti gaya hidup mewah warga Roma. Asterix, Obelix, Cacofonix, dan penyihir Desa   meninggalkan Desa mereka karena para penduduk Desa mulai kehilangan jati diri mereka.

Di saat penduduk desa Galia terpecah belah. Pasukan Romawi merencanakan penyerangan pada Desa Galia. Untuk memuluskan rencana mereka. Mereka menculik penyihir dan Obelix sehingga penduduk Galia tidak akan dapat meminum jamu ajaib mereka. Mampukah Asterix membebaskan Obelix dan penyihir Desa? Bagaimana nasib penduduk desa Galia tanpa jamu ajaib?

Bagi Anda yang bosan dengan animasi mainstream dari Hollywood atau anime dari Jepang. Asterix dan Obelix The Mansions of Gods ini bisa menjadi alternatif hiburan keluarga. Apalagi jika sebelumnya Anda pernah membaca komiknya. Dibanding 2 versi livenya saya lebih menyukai versi animasinya. Komedi parodinya tidak berlebihan dan animasinya sangat bagus. Yang saya tonton sudah didub bahasa Inggris. Penasaran sebenarnya dengan suara aslinya tapi yang dub inggris karakter suaranya udah pas banget.

Pertama kali saya tahu komik Asterix dan Obelix dulu sekali sewaktu saya masih kecil. Seingat saya mungkin sekitar kelas 1,2 atau kelas 3 SD. Pokoknya pada waktu itu saya sudah baca. Pada waktu dulu sering ada tukang jual buku atau majalah bekas keliling pake roda. Belinya kiloan. Sekilonya berapa nggak tahu dan dulu yang beli ayah atau kakak ? gak inget. Harganya lebih murah daripada beli buku baru. Kalau ada komik baru langsung saya amankan. Hihi. Seingat saya komik yang sering saya dapatkan majalah bobo, smurf, asterix and obelix, dan  Rin tin tin. kalau komik rin tin tin gak dibaca soalnya pake bahasa inggris. Belum ngerti. Meskipun komik yang didapatkan ada sobek-sobeknya. yah namanya juga bekas. Komik Astrix dan Obelix yang sering baca itu kisahnya  tentang bangsa mesir yang minta bantuan Astrix dan Obelix untuk mendatangkan hujan. Komik ini saya baca terus dan simpan sampai SMP. Terus hilang karena nyimpennya sering sembarangan. Biasanya saya baca kalau gak bisa tidur.

Pernah ada game dingdongnya dan jadi salah satu game dingdong favorite saya.

Asterix (ver EAD)-2

Tiap main harus antri dulu emang banyak yang suka ama nih game. Bagi yang kangen dengan game ini  bisa dimainin pake mame emulator.

Semoga saja animasi Astrix dan Obelix ini masih terus berlanjut. Penggemar komik atau bukan, Astrix dan Obelix tetap menjadi hiburan keluarga yang ringan.

Saat Anda membaca postingan ini. Mungkin aplikasi yang saya buat sudah dipublish. Maaf promosi sedikit

My Apps

Oops hampir lupa kasih rating

8/10

promobbm

Goodnight Mommy (2014)

maxresdefault

Sudah 2 tahun lebih tidak menulis blog. Menyelam di dunia percodingan yang  menyebabkan kerontokan rambut secara berkala sehingga frequensi menonton berkurang. Ya karena itu saya sibuk melakukan perawatan rambut bukan membuat program . Sering kali menonton seperti film seperti nonton sinetron. Lebih banyak bersambung.  😫  Ya karena sekarang ini lagi santai dan game buatan android saya sudah beres dan dipublish  di googleplay (promosi dikit).

Baiklah posting kali ini akan mengulas film dari Austria  Goodnight Mommy  yang saya tonton sekitar 3 hari yang lalu. Mudah-mudahan ceritanya masih inget. Kalau agak lupa, ya paling comot sedikit dari blog lain 😈

Film diawali 2 anak saudara kembar yang bermain di sekitar perkebunan. Mereka adalah Lukas dan Elias. Mereka tinggal bertiga bersama ibunya. Ibunya baru saja mengalami kecelakaan. Wajahnya dipenuhi perban bekas operasi.

Pasca operasi, ibunya lebih menaruh perhatian dan kasih sayangnya kepada Elias dan mengabaikan Lukas. Kian hari mereka mendapati keanehan yang ada pada ibu mereka. Sampai akhirnya mereka meyakini bahwa wanita yang tinggal bersama mereka bukanlah ibu mereka yang asli. Mereka berusaha  kabur dan menemukan ibu mereka yang asli.

Sangat menarik  mengikuti upaya ke-2 saudara kembar untuk mencari ibu mereka yang asli.  Hampir sepertiga durasi film saya tidak mendapati suasana horror  seakan film ini akan menjadi film drama misteri kriminal biasa. Saat menuju klimax mendekati twist cerita, kengerian dimulai. Tidak berlebihan memang tapi cukup ngilu jika kita merasakannya. Dari semua kengerian pada akhirnya semua berakhir bahagia. Bukan spoiler lho. Hihi

Meski di awal sudah ketebak dan di tengah cerita terlalu banyak clue tapi tetap merasa terhibur terlebih film-film misteri personality disorder ini memang tipe film kesukaan saya.

7.5/10

Man from Earth (2007)

Man From Earth

Bagaimana Jika manusia dari zaman batu masih hidup sampai sekarang? Terdengar gila dan mustahil. Tapi di film fiksi semua itu bukanlah mustahil. Professor John Oldman mengadakan pesta kecil-kecilan untuk perpisahan dirinya. Ia mengundang beberapa koleganya sesama dosen. Beberapa temannya heran dengan kepergian John yang mendadak tanpa alasan yang jelas. Melalui beberapa lama perbincangan,  John mengungkapkan kalau dirinya telah hidup lebih dari 17.000 tahun dan sejak usianya 35 tahun ia tidak pernah menua. Reaksi apalagi dari teman-temannya selain menganggapnya memiliki kelainan mental atau mengira John sedang berusaha mempermainkan mereka. Ya memang inilah inti dari film inilah. Apakah omongan dari John ini nyata atau bualan belaka?

Tentu sulit membuktikan apa yang dikatakan John kepada orang-orang yang ahli di bidang ilmunya masing-masing. Lagipula John memang tidak berusaha membuktikan kebenaran akan ceritanya. John tetap menceritakan pengalaman hidupnya kepada teman-temannya. Beberapa temannya menganggapnya sebagai sebuah cerita fiksi yang luar biasa, sebagian lagi berusaha memahami apa yang menimpa John hingga ia berlaku seperti ini. Melalui garis hidup John, logika dan pengetahuan kita ditantang untuk menerima kebenaran pengalaman hidupnya. Sampai pada hal yang sensitif dan provokatif yang selalu kita tanyakan dan cari di masa lalu, kebenaran akan agama. Apa yang John lakukan di masa awal kebangkitan agama, dan apa yang ia lakukan di masa itu. Saya tidak bermaksud untuk spoiler. Tapi ya John ada di masa itu dan menjadi bagian dalam sejarah dalam agama tertentu. Lebih mencengangkan, ia adalah tokoh penting di balik sejarah itu. Sampai di sini saya ingatkan kalau film ini bisa bersifat ofensive bagi pemeluk agama tertentu.

Meski ini film fiksi, anda tak akan menemukan visual efek atau ilustrasi visual dari masa lalu John. Yang ada di film ini hanya dialog, plot, karakter, dan konflik karakter yang sangat menarik untuk diikuti. Semuanya berada dalam satu tempat dari awal sampai akhir. Atmosfir sama pernah saya rasakan ketika menonton film hitam putih “12 Angrymen” hanya saja film ini lebih provokatif dan menantang.

Jadi jika anda suka berpikir bebas dan terbuka mungkin film ini bisa masuk daftar tontonan. Rekomendasi bagi yang suka dengan teori personipikasi, teori sejarah agama modern atau hal-hal seperti itu. Sebenarnya saya tidak begitu peduli dengan konten film ini, Film tetaplah sebuah pertunjukan dari plot yang berjalan. Terlepas dari  kebenaran dari kontennya, film adalah sebuah ide bukan replika atau duplikat masa lalu dan masa depan. Tapi jika Anda memiliki pendapat lain itu terserah Anda🙂

9/10

Tokyo Monogotari (1953)

Berhubung komputer sedang galau sehingga  codingan semalaman jadi kacau, Pikiran saya jadi ruwet dan hati saya pun ikut mumet. Saya paksakan juga gak bakalan beres jika berhubungan dengan komputer kurang bersahabat  seperti ini. Untung saja setiap hari saya selalu memback upnya. Jadi  tak harus mengulang kembali dari awal. Lebih baik sejenak saya istirahatkan pikiran saya yang ruwet ini untuk menulis sebuah film yang sudah tonton beberapa hari lalu. Sebuah film hitam putih yang saya unduh dari Youtube.   Beberapa komunitas memang sengaja mengupload film-film lama sebagai arsip agar tidak hilang ditelan zaman. Entah film tersebut masih memiliki lisensi atau tidak. Mungkin kapan-kapan saya tulis blog tentang chanel youtube menyediakan film-film langka. Sebenarnya saya bukan penggemar film hitam putih tapi jika kebetulan saya baca review dari sebuah blog ataupun forum ceritanya menarik, langsung saya keliling-keliing google atau youtube untuk mencari film tersebut.

“Tokyo Monogotari”  sebuah film jadul tahun 1953 mengisahkan perjalanan sepasang suami-istri berumur lansia mengunjungi anak-anak mereka yang sudah berkeluarga dan hidup cukup mapan di Tokyo. Karena kesibukan masing-masing kedatangan mereka kurang begitu mendapat perhatian justru sang menantu yang melayani mereka dengan baik.

Sekilas jika membaca sinopsis singkat di atas kesannya anak-anaknya kurang menghargai dan tidak peduli kedatangan orang tuanya. Jawabannya bisa ya dan juga tidak. Tergantung sudut pandang karakter mana yang anda pilih sebagai acuan dan mungkin paling dekat dengan sisi karakter anda secara personal.  Tindakan yang dilakukan anak-anak mereka terhadap orang tuanya bisa saja salah atau bisa juga wajar. Karena di film ini tidak menggambarkan orang-orang  pelit atau  judes yang tidak mengharapkan kedua orang tuanya. Sebaliknya mereka orang yang ramah dan bersikap wajar hanya saja ‘feel’nya yang memberi kesan seperti itu setidaknya itu yang saya rasakan.

Film ini menuturkan ceritanya secara wajar tidak berlebihan dan mendramatisir  secara berlebihan. Bisa saya bilang film ini sangat dekat sekali dengan realita dan masih relevan dengan kultur sosial pada masa sekarang.  Jika saya tempatkan sisi personal diri saya di film ini  saya mendapatkan perasaan terabaikan yang dirasakan oleh kedua orang tua tersebut. Entah itu karena faktor usia yang membuat orang lebih cepat sensitif atau memang salah pengertian antara kedua orang tua dan anak-anak mereka. Yang jelas orang tua memang pandai menyembunyikan perasaan mereka di depan anak-anaknya. Selalu terlihat bahagia tapi mungkin sebenarnya mereka kurang bahagia, kecewa atau merasa terabaikan.
Mungkin sampai di situ saja batas kemampuan saya menilai film ini. Gak pandai review sih. Lebih baik saya lanjutkan ke hal-hal menarik yang saya temukan sepanjang film ini .

Tokyo Monogotari Feat rinso

Tokyo Monogotari Feat Bridgestone

Bukan promo ya,  Kedua merk di atas  bukan  sponsor blog ini.  Boro-boro sponsor, Google adsense aja gak dipasang😛 . yang membuat saya terkejut adalah gambar ini :

Cream bath

Saya kira alat cream bath adalah invensi salon tahun 80 an ternyata tahun 50 an atau sebelumnya sudah ada.  Dulu pernah ekeu nyobain cream bath supaya rambut bisa kaya ‘Hyde Takarai’  tapi bukan cuman rambut yg diremes-remes muka juga jadi trauma deh ekeu kalo potong rambut  ke salon.

Kembali ke film tadi. Film ini membuat saya berpikir jauh tentang kehidupan saya dan juga hubungan saya dengan kedua orang tua saya. Saya menyarankan kepada Anda yang belum atau sudah berkeluarga agar menonton film ini sebagai bahan renungan. Suatu hari jika kita diberi umur panjang kita akan menjadi tua dan sensitif. Akhir kata, ‘Tokyo Monogotari” adalah sebuah refleksi hitam potret keluarga yang biasa terjadi di sekitar kehidupan kita atau kita  pernah dan akan mengalaminya.😦

8.5/10

Einstein and Eddington (2008)

Hampir 3 bulan tidak ngurus blog lihat stats  seperti terjun payung. Sapa juga yang nungguin nih blog kalau bukan orang nyasar dari jalur Google🙂 .  Lama gak nulis jadi grogi , mikir satu jam lebih apa yang mau ditulis. Okelah langsung aja ke inti ceritanya lagipula saya juga gak pinter-pinter amat nulis blog.

Tahukan tokoh ilmuwan eksentrik ini ?

Tapi tidak semua orang mengenal tokoh ilmuwan ini :

Beliau adalah Arthur S. Eddington lebih dikenal dengan panggilan Eddington, seorang astronom Inggris yang memiliki peranan besar pada perjalanan awal karir Albert Einstein. Setidaknya itu yang coba disampaikan film ini.

Sebelumnya tidak banyak orang yang mengenal sosok Einstein. Sampai seorang ilmuwan muda, Eddington tertarik dengan teori   yang ditulis oleh Einstein. Setelah beberapa kali Eddington melakukan percobaan berdasarkan teori Einstein, Eddington berkesimpulan jika teori Einstein dapat membawa terobosan baru di dunia fisika.

Eddington menemui para ilmuwan menyatakan pendapatnya akan teori Einstein. Sayang argumen Eddington masih belum kuat untuk membuktikan teori einstein ini karena memang Einstein sendiri masih mengembangkan teorinya. Jadi Belum sepenuhnya sempurna.

Kemudian pecah Perang Dunia II. Hal ini berpengaruh pada hubungan ilmuwan Jerman dan Inggris. Kerjasama antara ilmuwan Inggris dan Jerman terputus. Konflik perang   menimbulkan  sinisme antar ilmuwan Inggris dan jerman. Karena keadaan  perang Eddington belum sempat menemui Einstein yang merupakan salah satu ilmuwan Jerman.

Meski argumen Eddington akan teori Einstein dikecam oleh banyak ilmuwan Inggris, Eddington tetap berusaha membuktikan teori tersebut. Melalui surat menyurat, Eddington berhubungan dengan Einstein membahas teori Einstein yang kelak akan menyempurnakan teori relativitas yang terkenal itu.

Tapi bagaimanakah caranya Eddington meyakinkan ilmuwan lain tentang kebenaran teori yang dikemukakan Einstein ditengah konflik perang dan sinisme?

Sebuah teori tak akan dianggap benar tanpa pembuktian yang kuat dan akurat. Inilah yang coba disampaikan film ini. Teori fisika dalam film ini hanya background cerita saja. Fokus utama cerita sebenarnya mengangkat kehidupan pribadi Eddington dan Einstein. Dua kehidupan pribadi yang sangat berbeda yang mampu melangkapi satu sama lain. Teori-teori fisika dijelaskan secara sederhana tanpa lebih jauh menjelaskan secara mendetail pada rumus-rumus. Coba bayangkan kalau sepanjang film dialog diisi dengan rumus atau istilah fisika bisa stres saya nontonnya. Melalui film ini setidaknya saya dapat melihat sisi kehidupan lain dari Einstein dan Eddington. Bagi yang suka dengan hal-hal yang berbau science film ini layak jadi pilihan nonton.

7.5/10


Hihihi ada video lucu tentang Einstein :

promobbm